Rabiah Al-Adawiyah lahir pada akhir abad ke-8 di desa kecil di Basra, Irak. Kehidupannya sangat sederhana dan terbatas, di antara halangan dan kendala dari keluarganya yang miskin. Karena kedua orang tuanya telah meninggal pada saat dia masih sangat muda, membuatnya harus hidup dengan saudara-saudaranya yang juga miskin. Sururin dalam Rabi'ah al-Adawiyah Hubb al-Illahi (2000) mengutip Fariduddin al-Attar yang merawikan betapa memprihatinkan keluarga ini. Rumah mereka gelap gulita ketika Rabi'ah lahir. Sebab, tidak ada setetes pun minyak untuk menerangi lampu. Bahkan, tidak terdapat sehelai kain pun untuk melindungi bayi yang baru lahir itu dari hembusan angin dingin. 101 Kamaruddin Mustamin, 'Konsep Mahabbah Rabi'ah Al-Adawiyah', FARABI: Jurnal Pemikiran Konstruktif Bidang Filsafat Dan Dakwah, 17.1 (2020), 66-75. Ida Faridatul Hasanah, Fitriyah A. Abu Manshur Al-Hallaj B. Abu Yazid Al Bustami C. Rabi'ah AL-Adawiyah D. Sufyan At-Tauri E. Imam Ghazali 14. Menurut pendapat kaum orientalis, salah satu maqamat sufi al-Fana dianggap ada persamaan dengan A. Ajaran agama Kristen tentang kasih Allah B. Ajaran agama Katholik tentang surgawi C. Ajaran agama Konghucu tentang bahena Rabiah Al Adawiyah pun kemudian menjawab, "aku hendak membakar surga dengan obor dan memadamkan neraka dengan air ini agar orang tak lagi mengharapkan surga dan menakutkan neraka dalam ibadahnya". Tak ada yang perlu ditakutkan dan tidak ada yang perlu dirisaukan atas imbalan-imbalan ibadah yang dilakukan. Mencintai Allah baginya sama dengan Quote by rabiah al adawiyah: "I carry a torch in one hand And a bucket of wat" Find & Share Quotes with Friends Rābiʻah al-ʻAdawīyah > Quotes > Quotable Quote (?) "I carry a torch in one hand And a bucket of water in the other: With these things I am going to set fire to Heaven And put out the flames of Hell Tampilnya Rabi'ah al-Adawiyah dalam sejarah Islam memberikan citra tersendiri dalam menyetarakan gender pada dataran spritual Islam. Buku ini berisikan ajaran-ajaran Rabi'ah tentang tobat, ajaran kesabaran, ajaran bersyukur, ajaran mengharap ridha Allah, ajaran rasa takut kepada Allah, ajaran kerelaan hati, ajaran cinta akhirat dan tidak terlalu mementingkan dunia, ajaran tauhid, ajaran Nama lengkap Rabi'ah adalah Rabi'ah bin Ismail Al-Adawiyah Al-Bashriyah Al-Qaisiyah. Ia diperkirakan lahir pada tahun 95 H / 713 M atau 99 H / 717 M di suatu perkampungan dekat kota Bashrah (Irak) dan wafat di kota itu pada tahun 185 H / 801 M. Tidak ada bukti otentik yang dapat menjelaskan waktu kelahirannya secara pasti. LDOf.